JEPARA – Tim Tanggap Bencana Muhammadiyah Jepara menunjukkan langkah nyata dalam penanganan dampak cuaca ekstrem dengan menyalurkan paket bantuan sembako bagi warga terdampak banjir di Desa Sowan Kidul, Kecamatan Kedung, Jepara, pada Kamis (22/1/2026).
Aksi kemanusiaan ini melibatkan kolaborasi lintas unit Muhammadiyah yang terdiri dari Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) Jepara, Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), serta Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Jepara. Sebanyak 50 paket sembako diserahkan secara simbolis kepada Kepala Keluarga (KK) yang paling terdampak.
Kegiatan yang dipusatkan di Masjid Al-Muttaqin Sowan Kidul ini dimulai pada pukul 13.20 WIB. Acara dibuka dengan khidmat, diiringi lantunan ayat suci Al-Qur’an (kalam ilahi) yang dibacakan oleh siswa MI Muhammadiyah Sowan Kidul.
Manajer Lazismu Jepara, Nurcholis, dalam sambutannya menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk pertanggungjawaban amanah dari para donatur.
“Ini adalah bantuan dari para donatur yang diamanahkan untuk diberikan kepada korban terdampak banjir. Di dalam paket sembako ini, kami juga menyertakan produk unggulan ketahanan pangan Muhammadiyah, yaitu Rendangmu,” ujar Nurcholis.
Senada dengan hal tersebut, Khumaidah yang mewakili Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Jepara menyampaikan bahwa kehadiran mereka adalah bentuk solidaritas kemanusiaan.
“Bukan dilihat dari sedikit banyaknya bantuan, tapi inilah wujud perhatian nyata Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah terhadap saudara-saudara kita yang tertimpa musibah,” ungkapnya.
Berdasarkan laporan dari Abdurrozak, perwakilan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kedung, tercatat ada 95 KK dengan jumlah kurang lebih 900 jiwa yang terdampak banjir di wilayah tersebut.
Ia menyampaikan apresiasi mendalam atas bantuan yang datang dari berbagai pihak internal persyarikatan.
Hadir pula dalam acara tersebut, Ziadul dari BPR Nusamba Pecangaan selaku mitra strategis Lazismu Jepara. Ia menyatakan rasa syukur dapat terlibat dalam aksi sosial ini.
“Kami senang bisa berkolaborasi dan berbagi kebahagiaan. Semoga sinergi ini dapat terus berlanjut pada agenda-agenda lainnya,” tutur Ziadul.
Sebelum pembagian paket dimulai, Rifai Ahmad memberikan tausiyah singkat untuk menguatkan mental warga. Ia berpesan agar dalam kondisi sulit sekalipun, sifat tolong-menolong antar sesama muslim tidak boleh luntur.
“Sesempit apapun keadaan kita, tetap utamakan kepentingan hak saudara muslim kita,” pesan Rifai.
Rangkaian acara ditutup dengan doa bersama dan pembagian paket sembako kepada warga yang hadir. Kegiatan berakhir dengan tertib pada pukul 15.00 WIB.