JEPARA — Dua mahasiswa Program Studi Manajemen Zakat dan Wakaf Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kudus mulai menjalani Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di LAZISMU Jepara, Senin (14/9/2026).
Pembukaan PPL berlangsung di Aula Lantai 2 LAZISMU Jepara mulai pukul 10.00 WIB. Kegiatan tersebut menjadi langkah awal bagi mahasiswa untuk mengenal secara langsung dunia kerja sekaligus mempraktikkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan.
Kehadiran mahasiswa juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara UIN Sunan Kudus dan LAZISMU Jepara. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga pengelola zakat dinilai penting untuk mempertemukan pengetahuan akademik dengan praktik pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di tengah masyarakat.
Dosen Pembimbing Lapangan UIN Sunan Kudus, Suparwi, S.Pd.I., M.M., secara resmi menyerahkan dua mahasiswa kepada LAZISMU Jepara. Ia menyampaikan apresiasi atas kesempatan yang diberikan kepada mahasiswa untuk mengikuti PPL.
Suparwi berharap mahasiswa mendapatkan arahan dan pendampingan dari jajaran LAZISMU Jepara selama menjalani kegiatan. Menurutnya, pengalaman langsung di lembaga pengelola zakat dapat membantu mahasiswa memahami penerapan ilmu secara lebih konkret.
Sementara itu, Ketua Badan Pengurus LAZISMU Jepara, H. Nur Chamid, S.E., menyambut positif kehadiran mahasiswa PPL. Ia mengapresiasi kepercayaan UIN Sunan Kudus yang kembali menjadikan LAZISMU Jepara sebagai ruang belajar bagi mahasiswa.
Nur Chamid menegaskan bahwa keterbatasan yang dimiliki lembaga tidak menjadi penghalang untuk memberikan ruang pembelajaran. Ia berharap fasilitas, pengalaman, dan pengetahuan yang tersedia di LAZISMU Jepara dapat dimanfaatkan mahasiswa selama mengikuti PPL.
Selama menjalani praktik, mahasiswa didorong untuk aktif menggali pengalaman. Mereka tidak hanya belajar mengenai pekerjaan administratif, tetapi juga memahami bagaimana sebuah lembaga zakat merencanakan kegiatan, memberikan pelayanan, membangun komunikasi dengan masyarakat, serta menjalankan program sosial dan pemberdayaan.
Pengalaman tersebut diharapkan dapat membentuk kemampuan mahasiswa dalam bekerja secara disiplin, bertanggung jawab, dan profesional. Di sisi lain, mahasiswa juga dapat melihat secara langsung bagaimana amanah dana masyarakat dikelola untuk mendukung berbagai kebutuhan sosial.
Bagi LAZISMU Jepara, kegiatan PPL menjadi bagian dari upaya mendukung pengembangan sumber daya manusia di bidang zakat. Sementara bagi mahasiswa, kegiatan ini menjadi bekal penting sebelum memasuki dunia profesional.
Ke depan, sinergi UIN Sunan Kudus dan LAZISMU Jepara diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan PPL. Kerja sama tersebut diharapkan dapat berkembang dalam bidang pendidikan, penelitian, pengembangan sumber daya manusia, serta penguatan praktik pengelolaan zakat yang semakin profesional. [Indri-Lazismu Jepara]