Lazismu Jepara

Usung Tema “Anak Hebat, Berani Sunat”, Khitan Ceria Lazismu Jepara Hadirkan Senyum dan Kepedulian di Bulan Muharam

JEPARA – Semangat berbagi pada momentum Muharam kembali diwujudkan oleh Lazismu Jepara melalui penyelenggaraan Khitan Ceria Edisi ke-2, Rabu (8/7/2026). Kegiatan yang berpusat di Aula Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jepara dan dilanjutkan di RS PKU ‘Aisyiyah Jepara ini menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap keluarga yang membutuhkan layanan khitan gratis sekaligus edukasi kesehatan.

Pada edisi kedua ini, sebanyak 21 anak menjadi peserta. Mereka datang dari 8 kecamatan di Kabupaten Jepara, yaitu Tahunan, Pakis Aji, Mlonggo, Keling, Kedung, Kalinyamatan, Bangsri, dan Jepara Kota.

Program ini merupakan hasil kolaborasi apik antara Lazismu Jepara bersama RS PKU ‘Aisyiyah Jepara, dengan dukungan penuh dari PDM Jepara, tenaga medis, relawan, serta para donatur. Tidak sekadar mendapatkan layanan medis gratis, setiap peserta juga pulang dengan senyum lebar setelah menerima perlengkapan sekolah (school kit), uang saku, dan bingkisan spesial.

Mengusung tema “Anak Hebat, Berani Sunat”, seluruh rangkaian kegiatan dikemas dalam suasana yang hangat dan menyenangkan. Hal ini sengaja dilakukan agar anak-anak merasa nyaman dan percaya diri, sejak prosesi pembukaan hingga tindakan khitan selesai.

Rangkaian Acara Penuh Kekeluargaan

Kegiatan dimulai tepat pukul 08.00 WIB dengan registrasi peserta di Aula PDM Jepara. Acara dibuka dengan khidmat lewat pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, serta mars Muhammadiyah Sang Surya. Setelah itu, Ketua Badan Pengurus Lazismu Jepara, H. Nurchamid, S.E., menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan.

Momentum pembukaan juga diisi dengan penyerahan bantuan secara simbolis kepada perwakilan peserta. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan hangat dari Direktur RS PKU ‘Aisyiyah Jepara, dr. Elfira Fawzia, MARS, serta Ketua PDM Jepara, K.H. Fakhrurrozi, S.E.

Setelah sesi pembukaan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Djunirin, tim medis memberikan penjelasan singkat mengenai proses khitan. Selanjutnya, seluruh peserta didampingi orang tua masing-masing bertolak menuju RS PKU ‘Aisyiyah Jepara untuk menjalani proses khitan.

Khitan Harus Membawa Keceriaan

Dalam laporannya, Ketua BP Lazismu Jepara, H. Nurchamid, S.E., menegaskan bahwa esensi dari program Khitan Ceria adalah menghadirkan kebahagiaan sejati bagi anak-anak.

“Kita mengadakan kegiatan Khitan Ceria. Maka anak-anak harus ceria, jangan sampai mereka merasa takut. Momentum ini harus menjadi memori yang membahagiakan bagi mereka,” ujar Nurchamid.

Ia menjelaskan bahwa khitan merupakan ikhtiar penting dalam menjaga kebersihan dan kesucian diri sebagai bekal menjalankan syariat Islam saat anak memasuki usia balig. Lazismu Jepara berkomitmen membantu masyarakat agar anak-anak dapat menjalankan kewajiban agama ini tanpa terkendala biaya.

“Selain menjaga kebersihan, khitan adalah bagian dari persiapan mereka ketika kelak dewasa untuk beribadah, khususnya salat. Program Khitan Ceria ini merupakan bagian dari rangkaian program Muharam Ceria yang rutin kami gelar setiap tahun. Selain khitan, tahun ini kami juga menyiapkan program beasiswa pendidikan bagi siswa Muhammadiyah jenjang SD dan SMP,” tambahnya.

Manfaat Ganda: Nilai Ibadah dan Kesehatan Medis

Direktur RS PKU ‘Aisyiyah Jepara, dr. Elfira Fawzia, MARS, turut menyampaikan bahwa khitan memiliki dampak besar bagi tumbuh kembang anak, baik dari sisi syariat maupun medis.

“Dari sudut pandang medis, khitan membantu menjaga kebersihan organ reproduksi secara alamiah sehingga secara signifikan mampu mengurangi risiko infeksi maupun penularan berbagai penyakit,” jelas dr. Elfira.

Ia juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada Lazismu Jepara, para orang tua, tim medis, serta relawan yang bergerak bersama. “Kolaborasi ini adalah wujud nyata kami untuk mendekatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan ramah anak kepada masyarakat luas,” tuturnya.

Apresiasi dari PDM Jepara untuk Dakwah Sosial

Ketua PDM Jepara, K.H. Fakhrurrozi, S.E., memberikan pujian tinggi atas sinergi berkelanjutan yang dibangun oleh Lazismu dan RS PKU ‘Aisyiyah Jepara. Menurutnya, gerakan konkret seperti ini adalah pilar utama dakwah sosial Muhammadiyah yang wajib dilestarikan.

“Kami berterima kasih kepada RS PKU ‘Aisyiyah Jepara yang konsisten memfasilitasi kegiatan ini. Semoga rumah sakit ini semakin berkembang. Untuk Lazismu, semoga kepercayaan masyarakat terus meningkat seiring dengan manfaat nyata yang terus ditebarkan,” kata K.H. Fakhrurrozi.

Dalam sambutan singkatnya, ia juga mengingatkan bahwa khitan merupakan bagian dari fitrah manusia yang dicontohkan sejak zaman Nabi Ibrahim AS. Khitan termasuk dalam lima perkara fitrah kesucian Islam bersama memotong kuku, mencukur bulu kemaluan, mencabut bulu ketiak, dan memendekkan kumis.

Proses Medis yang Ramah Anak

Usai seremonial di Aula PDM, suasana di RS PKU ‘Aisyiyah Jepara tampak hidup dan penuh semangat. Sebelum tindakan dimulai, tim medis memberikan edukasi yang menenangkan kepada orang tua mengenai prosedur pelayanan dan tips perawatan pasca-khitan di rumah.

Proses khitan dilakukan oleh tenaga medis profesional dengan pendekatan yang humanis dan ramah anak. Dukungan moral dari orang tua, panitia, dan relawan membuat anak-anak sukses melewati proses tersebut dengan berani. Di akhir acara, raut wajah lega dan bahagia terpancar saat mereka menerima paket school kit dan uang saku.

Program Khitan Ceria ini menjadi bukti akuntabilitas pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Lazismu Jepara yang disalurkan secara produktif. Sinergi ini diharapkan tidak berhenti sebagai agenda musiman, melainkan menjelma menjadi gerakan sosial berkelanjutan yang memperkuat nilai gotong royong dan dakwah kemanusiaan di Jepara. (Indri – Staff Program Lazismu Jepara)

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

SHARE

LATEST POST

Scroll to Top