Lazismu Jepara

Kisah Ibu Novi di Jepara: Berjuang Sendiri Hidupi Keluarga, Kini Miliki Warung Sembako Berkat Lazismu

JEPARA – Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Daerah Jepara bersama Kantor Layanan (KL) Lazismu Kalinyamatan bersinergi menyalurkan program bantuan multi-sektoral bagi keluarga prasejahtera. Program sosial yang mencakup sektor ekonomi dan pendidikan ini menyasar Ibu Novi Yuanti, seorang ibu tunggal (single parent) di Desa Pancur, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara (29/06).

Bantuan strategis yang diserahkan meliputi modal usaha warung kelontong, paket sembako pemenuhan kebutuhan pokok bulanan, hingga beasiswa pendidikan bagi putra bungsunya. Langkah nyata ini menjadi bagian dari komitmen Lazismu untuk mentransformasi status penerima manfaat (mustahik) menjadi sosok yang mandiri secara finansial (muzaki).

Penyaluran bantuan kemanusiaan ini tidak dilakukan secara mendadak. Satu minggu sebelum eksekusi program, tim fasilitator lapangan Lazismu Jepara telah menerjunkan tim khusus untuk melakukan verifikasi faktual dan assessment (asesmen) mendalam di kediaman Ibu Novi Yuanti. Berdasarkan hasil kajian sosiologis dan finansial di lapangan, tim menemukan bahwa Ibu Novi tengah menghadapi fase hidup yang sangat berat setelah ditinggal wafat oleh sang suami satu tahun yang lalu.

Sebagai kepala keluarga baru, Ibu Novi harus menanggung beban domestik dan finansial seorang diri tanpa memiliki pekerjaan tetap. Guna menyambung hidup, keluarga ini mengandalkan pendapatan dari kedua anak tertuanya yang saat ini bekerja sebagai pelayan di salah satu restoran di kawasan pusat Jepara. Namun, upah yang diterima kedua anaknya sering kali jauh dari kata cukup. Struktur pengeluaran yang tinggi di tengah inflasi daerah membuat penghasilan tersebut habis hanya dalam waktu setengah bulan.

Kondisi tersebut diperparah oleh tanggung jawab pendidikan yang harus dipenuhi. Anak bungsu Ibu Novi saat ini masih menempuh pendidikan dasar di SD Muhammadiyah Kriyan. Biaya operasional sekolah, pembelian buku, hingga ongkos transportasi harian menjadi komponen pengeluaran wajib yang kerap kali memicu defisit anggaran rumah tangga keluarga tersebut. Dari indikator ekonomi inilah, Lazismu Jepara menyimpulkan bahwa intervensi bantuan tidak boleh bersifat konsumtif jangka pendek, melainkan harus menyentuh aspek produktif dan edukatif.

Solusi Integratif: Tiga Pilar Bantuan Lazismu

Guna memutus rantai kemiskinan dan memberikan solusi yang berkelanjutan, Lazismu Jepara bersama KL Lazismu Kalinyamatan merumuskan tiga pilar bantuan integratif yang diserahkan secara langsung:

  1. Stimulus Modal Usaha Mandiri
    Bantuan utama berupa dana stimulan modal usaha yang dialokasikan khusus untuk merintis warung sembako di kediaman Ibu Novi. Langkah ini dipilih agar beliau dapat memiliki sumber pendapatan mandiri tanpa harus meninggalkan rumah atau menelantarkan pola asuh anak bungsunya.
  2. Paket Sembako
    Sebagai penyangga kebutuhan pangan harian selama masa awal perintisan usaha, Lazismu menyalurkan paket sembako lengkap. Paket ini diproyeksikan mampu mengamankan ketahanan pangan keluarga selama minimal satu bulan ke depan.
  3. Beasiswa Pendidikan Satu Semester
    Guna meringankan beban psikologis dan finansial keluarga, Lazismu memberikan jaminan biaya pendidikan (beasiswa) penuh selama minimal enam bulan atau satu semester untuk sang anak yang bersekolah di SD Muhammadiyah Kriyan.

Kepala Kantor Layanan (KL) Lazismu Kalinyamatan, Arif Widodo, menegaskan bahwa seluruh item bantuan yang disalurkan merupakan realisasi konkret dari pengumpulan dana infak masyarakat yang dikelola secara profesional. Lazismu bertindak sebagai jembatan syariat yang menghubungkan kepedulian para penginfak dengan pemenuhan hak-hak kaum dhuafa.

“Ini kami menyampaikan amanah. Amanah dari jamaah Kalinyamatan yang telah menitipkan infaknya melalui KL Lazismu Kalinyamatan untuk bisa didistribusikan kepada yang membutuhkan,” ujar Arif Widodo dalam keterangannya saat menyerahkan bantuan di Desa Pancur.

Beliau menambahkan, pengelolaan dana ZIS (Zakat, Infak, dan Sedekah) yang akuntabel diharapkan dapat menstimulus dampak sosial yang lebih luas. “Semoga bantuan ini dapat meningkatkan taraf kehidupan yang lebih baik,” tuturnya penuh harap.

Dalam kesempatan yang sama, Manager Lazismu Jepara, Nur Cholis, memaparkan pentingnya pendampingan berkala bagi penerima manfaat modal usaha. Menurutnya, bantuan ekonomi produktif memiliki tantangan besar pada manajemen perputaran uang (cash flow). Ia mengingatkan agar modal awal tidak tergerus untuk pemenuhan kebutuhan konsumsi harian.

“Ini adalah bukti kepedulian Muhammadiyah melalui Lazismu di dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Kami berharap bantuan modal usaha ini tidak habis untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ambil dari keuntungan untuk kebutuhan sehari-hari,” tegas Nur Cholis memberikan edukasi finansial langsung kepada Ibu Novi.

Lebih lanjut, Nur Cholis menjelaskan bahwa pemisahan antara kebutuhan dapur dan perputaran modal usaha telah diantisipasi dengan pemberian paket bahan pokok. “Kami juga sudah siapkan paket sembako sekiranya bisa untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari kurang lebih satu bulan ke depan,” imbuhnya.

Mengenai keberlanjutan pendidikan anak Ibu Novi, Nur Cholis memastikan bahwa Lazismu telah membangun komunikasi kelembagaan secara formal dengan pihak sekolah. Langkah ini diambil untuk memastikan proses birokrasi beasiswa berjalan tanpa hambatan.

“Untuk anak Ibu yang masih bersekolah di SD Muhammadiyah Kriyan, kami sudah berkoordinasi dengan kepala sekolah untuk nantinya bisa dibantu beasiswa pendidikan minimal enam bulan atau satu semester,” pungkas Nur Cholis menutup penjelasannya.

Dengan adanya sinergi lintas sektoral ini, Muhammadiyah melalui Lazismu Jepara menegaskan kembali perannya sebagai pilar gerakan sosial keagamaan yang adaptif, transparan, dan berorientasi pada pemberdayaan umat yang berkemajuan. (PEWE – Amil Lazismu Jepara)

Subscribe
Notify of
guest

1 Comment
Oldest
Newest Most Voted
zae raharjo
zae raharjo
12 hours ago

Terus bergerak – bergerak terus

SHARE

LATEST POST

Scroll to Top