Lazismu Jepara

Tanggap Darurat Kekeringan: Muhammadiyah Jepara Salurkan Bantuan Air Bersih di Watulumpang Bucu

Jepara – Menghadapi dampak musim kemarau berkepanjangan yang menyebabkan kesulitan akses air bersih, Lazismu Jepara bersama Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) serta Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) melakukan aksi kemanusiaan melalui pendistribusian air bersih kepada warga Dukuh Watulumpang, Desa Bucu, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara.

Kegiatan pendistribusian air bersih tersebut berlangsung selama dua hari, yakni Selasa dan Rabu, 13–14 Oktober 2026, berlokasi di Dukuh Watulumpang RT 02 RW 04. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih akibat kondisi kekeringan yang terjadi selama musim kemarau panjang.

Sebanyak 60 kepala keluarga (KK) atau sekitar 180 jiwa menjadi penerima manfaat dalam program tersebut. Selain kebutuhan rumah tangga, distribusi air bersih juga menyasar fasilitas ibadah masyarakat, yakni sebanyak delapan masjid dan musala yang berada di wilayah terdampak.

Respons Cepat Hadapi Dampak Kekeringan

Musim kemarau yang berlangsung cukup panjang memberikan dampak terhadap ketersediaan sumber air bagi sebagian masyarakat, termasuk warga Dukuh Watulumpang Bucu. Kondisi tersebut membuat sebagian warga mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari, mulai dari mandi, mencuci, hingga kebutuhan kebersihan lingkungan.

Melalui program distribusi air bersih ini, Lazismu Jepara bersama mitra kebencanaan Muhammadiyah berupaya menghadirkan solusi cepat agar masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan air selama masa sulit tersebut.

Perwakilan Lazismu Jepara, Andi Purwanto, menjelaskan bahwa proses distribusi dilakukan dengan mekanisme yang telah disiapkan agar bantuan dapat diterima secara merata oleh warga.

“Distribusi air dilakukan selama dua hari dengan teknis penyaluran menggunakan mobil pick-up yang membawa tandon-tandon berisi air. Tandon tersebut kemudian langsung diberikan secara door to door kepada penerima manfaat,” ujar Andi.

Menurutnya, sistem distribusi langsung tersebut dipilih agar bantuan dapat menjangkau warga secara tepat sasaran, terutama masyarakat yang mengalami keterbatasan akses terhadap sumber air bersih.

Sinergi Relawan dan Muhammadiyah dalam Penanganan Bencana

Pelaksanaan kegiatan distribusi air bersih tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, terutama relawan LLHPB yang membantu proses teknis di lapangan. Dua relawan LLHPB, yaitu Suratmi dan Siti Malikhati, turut terlibat dalam memastikan kegiatan berjalan dengan lancar.

Suratmi sebagai perwakilan LLHPB menyampaikan bahwa kondisi lapangan dapat dikendalikan dengan baik berkat kerja sama seluruh unsur yang terlibat.

“Mengingat cakupan wilayah dan jumlah penerima manfaat tergolong sedang, seluruh teknis penyaluran di lapangan sejauh ini berjalan aman dan dapat teratasi dengan baik berkat sinergi relawan LLHPB dan Ranting Muhammadiyah Bucu 1,” kata Suratmi.

Ia menjelaskan bahwa koordinasi antara relawan, organisasi Muhammadiyah setempat, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam keberhasilan kegiatan tersebut.

Air Bersih Menjadi Bantuan Berharga bagi Warga

Bagi masyarakat Dukuh Watulumpang, bantuan air bersih tersebut menjadi bentuk kepedulian yang sangat berarti. Keterbatasan sumber air selama musim kemarau membuat warga harus mencari alternatif untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Salah satu warga penerima manfaat, Parilah, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu masyarakat melalui program tersebut.

“Terima kasih Lazismu Jepara, LLHPB, serta semua pihak yang telah terlibat dalam pendistribusian air bersih ini. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi warga kami, terutama saya sendiri, karena saat ini mencari air untuk kebutuhan sehari-hari cukup sulit,” ungkap Parilah.

Ia mengatakan bahwa air bersih merupakan kebutuhan utama yang sangat dibutuhkan masyarakat, terutama untuk aktivitas sehari-hari seperti mandi, membersihkan rumah, hingga mencuci peralatan makan.

Komitmen Muhammadiyah Jepara dalam Aksi Kemanusiaan

Distribusi air bersih di Dukuh Watulumpang menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian Muhammadiyah Jepara dalam membantu masyarakat menghadapi persoalan sosial dan lingkungan.

Melalui kolaborasi bersama LLHPB dan MDMC, Lazismu Jepara terus berupaya menghadirkan program yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam situasi darurat seperti bencana kekeringan.

Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan material berupa air bersih, tetapi juga memperkuat nilai kepedulian sosial, solidaritas, dan semangat gotong royong di tengah masyarakat.

Lazismu Jepara, LLHPB, dan MDMC Hadirkan Kepedulian untuk Warga Watulumpang

Pendistribusian air bersih di Dukuh Watulumpang Bucu menunjukkan bahwa kerja sama berbagai elemen masyarakat mampu memberikan dampak positif bagi warga yang membutuhkan.

Dengan melibatkan relawan, organisasi kemanusiaan, dan masyarakat setempat, kegiatan ini berjalan dengan aman, tertib, dan memberikan manfaat langsung bagi puluhan keluarga terdampak kekeringan.

Bagi warga penerima manfaat, setiap tetes air yang diberikan bukan sekadar bantuan, tetapi menjadi simbol kepedulian dan harapan di tengah kondisi sulit akibat musim kemarau panjang.

Melalui semangat kemanusiaan dan kolaborasi berkelanjutan, Lazismu Jepara bersama LLHPB dan MDMC berkomitmen untuk terus hadir membantu masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan sosial maupun kebencanaan. (Indri/Lazismu Jepara)

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

SHARE

LATEST POST

Scroll to Top