JEPARA — SMP Muhammadiyah Keling menggelar rapat koordinasi bersama 17 wali murid kelas VII di Ruang Tahfidz sekolah, Sabtu (15/8/2026) pagi. Pertemuan ini menjadi ajang penguatan sinergi antara sekolah dan orang tua murid dalam mendukung pembentukan karakter peserta didik, dengan didampingi wali kelas VII, Luthfiyatul Amalia.
Dalam sambutannya, Kepala SMP Muhammadiyah Keling, Sri Eryatiningsih, menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan antusiasme para orang tua yang sigap merespons setiap agenda sekolah.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepedulian dan kebersamaan Bapak dan Ibu wali murid. Respons positif ini adalah modal utama kita bersama untuk memajukan pendidikan anak-anak,” ujar Sri.
Salah satu agenda utama yang dipaparkan adalah penguatan program “Nabung Filantropis Muda”. Program inovatif ini mengintegrasikan pendidikan karakter melalui kebiasaan menyisihkan uang kecil, yaitu Rp500 per hari. Gerakan penghimpunan ini ditujukan bagi kalangan muda untuk mendidik mereka berderma dan peduli sesama, bekerja sama dengan Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Kabupaten Jepara.
Sri menjelaskan bahwa program ini tidak berpatokan pada besarnya nominal uang yang terkumpul, melainkan pada proses pembiasaan (habituasi) konsisten sejak dini. Nominal Rp500 yang disisihkan setiap hari diharapkan mampu melatih kedisiplinan, empati, serta kepedulian sosial siswa terhadap sesama.
Melalui sinergi ini, SMP Muhammadiyah Keling optimistis dapat mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik dan berakhlak mulia, tetapi juga memiliki kepekaan sosial yang tinggi. [Kusnitah]