JEPARA – Semangat berbagi kebaikan kembali menggema di Bumi Kartini. PT Sukun Wartono Indonesia menyelenggarakan kegiatan santunan kepada 1.000 anak yatim yang dipusatkan di Pendopo Kartini Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Jumat (27/2/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program besar santunan 10.000 anak yatim di sepuluh kabupaten/kota di Jawa Tengah. Agenda tahunan ini telah memasuki tahun ke-9 pelaksanaannya secara konsisten.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Jepara Wiwit Witiarso, Wakil Bupati Jepara Hajar Marzuki, perwakilan Kemenag Kabupaten Jepara, serta jajaran manajemen PT Sukun Wartono Indonesia.
Pengurus Yayasan PT Sukun Wartono Indonesia, Helmi Tas’an Wartono, menyampaikan apresiasi atas koordinasi berbagai pihak sehingga acara berjalan lancar. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang terus berkembang.
“Awalnya hanya mencakup lima kota, kini berkembang menjadi sepuluh kota di wilayah kantor perwakilan Pati dan Semarang. Tahun ini merupakan tahun ke-9 kami melaksanakan santunan untuk 10.000 anak yatim,” ujar Helmi dalam sambutannya.
Helmi menambahkan, aksi sosial ini terinspirasi dari amanat pendiri perusahaan, almarhum Mochammad Wartono. Pihak keluarga ingin perusahaan terus memberikan manfaat bagi masyarakat luas, sesuai dengan hadis Rasulullah SAW bahwa sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain.
“Kami memohon bimbingan, arahan, serta doa restu dari para ulama dan tokoh masyarakat agar PT Sukun terus bertumbuh dan semakin bermanfaat di masa depan,” imbuhnya.
Wakil Bupati Jepara, Hajar Marzuki, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi PT Sukun yang rutin melaksanakan agenda ini setiap tahun.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Jepara, kami berterima kasih. Ini adalah bentuk kepedulian sosial yang patut kita teladani bersama. Menjadi kehormatan bagi kami kegiatan ini dipusatkan di Pendopo Jepara,” tutur pria yang akrab disapa Gus Hajar tersebut.
Gus Hajar juga memberikan motivasi kepada anak-anak yang hadir agar tidak berkecil hati. Ia mengingatkan kemuliaan kedudukan anak yatim di sisi Rasulullah SAW. Bertepatan dengan bulan suci Ramadan, ia juga mengajak hadirin mendoakan kesuksesan Jepara agar menjadi kabupaten yang makmur, unggul, lestari, dan religius.
Berbeda dari tahun sebelumnya, santunan kali ini mengusung konsep kolaborasi dengan pemerintah daerah setempat. Di Jepara, bantuan disalurkan kepada 1.000 anak yatim di bawah binaan NU Care-LAZISNU dan LAZISMU. Secara simbolis, sebanyak 300 anak dari LAZISNU dan 200 anak dari LAZISMU hadir langsung di pendopo.
Melalui kegiatan ini, PT Sukun Wartono Indonesia berharap hubungan baik dengan masyarakat semakin erat, sekaligus memberikan dukungan moral bagi anak-anak yatim agar tetap semangat menempuh pendidikan dan menjalani kehidupan sehari-hari. [Dewi Ayu F/Lazismu Jepara]