JEPARA – Lazismu (Lembaga Amil Zakat Infak dan Sedekah Muhammadiyah) Kabupaten Jepara menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) tahun 2026 sebagai momentum evaluasi dan penyusunan peta jalan strategis. Bertempat di Gedung PPNI Jepara pada Sabtu (24/1/2026), forum ini menyatukan seluruh elemen persyarikatan untuk memperkuat kolaborasi dan mengoptimalkan transformasi digital demi mencapai target penghimpunan dana filantropi sebesar Rp8,5 miliar.
Acara akbar ini dihadiri oleh jajaran lengkap mulai dari Lazismu Wilayah Jawa Tengah, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jepara, perwakilan Organisasi Otonom (Ortom) daerah se-Kabupaten Jepara, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) se-Jepara, Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) se-Jepara, serta seluruh Ketua Kantor Layanan (KL) Lazismu se-Jepara. Mengusung tema “Memperkuat Sinergi dan Digitalisasi: Menuju Filantropi yang Berdampak & Berkelanjutan”, Rakerda ini menjadi landasan strategis untuk memastikan dampak nyata dari setiap donasi yang dihimpun.
Rangkaian Acara Penuh Semangat dan Penghargaan
Rakerda dimulai tepat pukul 09.00 WIB dengan penuh khidmat. Pasangan MC, Yusuf Albaihaqi dan Alisa Apriliani, memandu jalannya acara dengan apik. Suasana semakin religius saat lantunan ayat suci Al-Qur’an dibacakan oleh M. Yusuf Wibowo, siswa berprestasi dari SD Muhammadiyah Jepara.
Nurchamid, selaku Ketua Badan Pengurus Lazismu Jepara, dalam laporan penyelenggaraan kegiatannya menyampaikan sambutan hangat sekaligus memaparkan tantangan di depan mata.
“Sugeng rawuh (selamat datang) Bapak/Ibu sekalian. Agenda utama kita adalah meningkatkan kolaborasi dan sinergi, baik internal maupun eksternal. Kita harus menyatukan semua elemen untuk sinergi yang kuat,” tegas Nurchamid.
Ia mengakui, target penghimpunan Rp8,5 miliar merupakan tantangan luar biasa yang membutuhkan kerja keras kolektif. “Menghadapi bulan Ramadan yang akan segera tiba, kita semua akan sangat sibuk. Mari satukan langkah untuk kolaborasi dan sinergi. Jangan ada yang ingin berjalan sendiri-sendiri,” pesannya.
Transformasi Digital dan Penguatan Program Berkelanjutan
Sekretaris PDM Jepara, Hanbali, yang mewakili Ketua PDM Jepara, turut memberikan arahan. Menurutnya, Rakerda bukan sekadar rutinitas, tetapi momentum penting. “Ini bukan sekadar rutinitas, tapi sebagai momentum evaluasi atas capaian dan untuk menyusun peta jalan yang lebih progresif,” ujar Hanbali.
Ia menekankan dua poin penting: transformasi digital untuk meningkatkan kepercayaan donatur dan penguatan program pendayagunaan yang berkelanjutan. “Harapan kami, mustahik (penerima manfaat) bisa naik kelas menjadi muzaki (pemberi zakat). Ini target jangka panjang kita,” tambahnya.
Optimisme semakin membara setelah Dwi Swasana Ramadhan, Ketua Badan Pengurus Lazismu Wilayah Jawa Tengah, memberikan pembukaan sekaligus pengarahan. Ia mengapresiasi performa luar biasa Lazismu Jepara dalam beberapa tahun terakhir.
“Performa Lazismu Jepara sangat luar biasa. Dari Rp1,6 miliar pada 2023, naik menjadi Rp2,8 miliar pada 2024, dan mencapai Rp6,6 miliar pada 2025. Ini berkat support dari semua pihak, internal dan eksternal, serta kepercayaan publik yang tinggi,” puji Dwi Swasana.
Ia menegaskan, Rakerda ini adalah tempat silaturahmi untuk menyatukan visi dalam menghadapi tantangan yang lebih besar.
Apresiasi Kinerja Melalui Lazismu Jepara Award 2025
Salah satu puncak acara yang dinanti adalah penyerahan penghargaan Lazismu Jepara Award 2025. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kinerja cemerlang Kantor Layanan (KL) di berbagai kategori. Sebelum penyerahan award, peserta diajak menyaksikan video kaleidoskop aktivitas Lazismu Jepara sepanjang tahun 2025.
Berikut adalah daftar penerima penghargaan:
Himpunan ZISKA Tertinggi: KL Lazismu Bangsri
Capaian Rendangmu Tertinggi: KL Lazismu PDA Jepara
Inovasi Program Terbaik: KL Lazismu Pakis Aji
Inovasi Himpunan Terbaik: KL Lazismu PDA Jepara
Keuangan & Administrasi Terbaik: KL Lazismu Kalinyamatan
KL Lazismu Berprogres: KL Lazismu RS PKU ‘Aisyiyah Jepara
KL Lazismu Terbaik 2025: KL Lazismu Bangsri
Acara Pembukaan Rakerda ditutup dengan pembacaan doa penuh harap yang dipimpin oleh Ustaz Djuniri, menandai dimulainya babak baru perjuangan Lazismu Jepara dalam melayani umat dan mencerahkan bangsa.
Setelah sesi foto bersama, acara dilanjutkan dengan laporan penghimpunan dan penyaluran dana tahun 2025 serta pembahasan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja (RAPB) tahun 2026. Sesi ini fokus pada evaluasi mendalam dan perumusan langkah strategis untuk menyongsong target 2026.