Lazismu Jepara

Bantu Pembangunan KB-TK ‘Aisyiyah Pecangaan, Lazismu Jepara Salurkan Program Save Our School

JEPARA — Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Kabupaten Jepara bersama Kantor Layanan (KL) Lazismu Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Jepara menyalurkan bantuan pembangunan gedung sekolah melalui program Save Our School. Bantuan diserahkan kepada Panitia Pembangunan Kelompok Bermain dan Taman Kanak-Kanak (KB-TK) ‘Aisyiyah Pecangaan di Desa Lebuawu, Kecamatan Pecangaan, Selasa (18/8/2026).

Program Save Our School hadir sebagai wujud kepedulian Lazismu terhadap kelayakan fasilitas pendidikan daerah. Sumber dana program ini tidak hanya berasal dari donatur dewasa, tetapi juga hasil himpunan anak-anak melalui gerakan Filantropi Cilik—program edukasi menyisihkan uang saku sebagai dana taawun (tolong-menolong) antarsekolah—serta sokongan gotong royong kader ‘Aisyiyah Jepara.

Manajer Eksekutif Lazismu Kabupaten Jepara, Nur Cholis, menyampaikan bahwa sinergi ini merupakan bentuk perhatian nyata terhadap Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di bidang pendidikan.

“Bantuan ini merupakan hasil dari kegiatan program Filantropi Cilik yang disalurkan sebagai dana taawun antarsekolah ‘Aisyiyah yang memang sedang membutuhkan support. Selain itu, dana ini merupakan himpunan tulus dari Ibu-Ibu ‘Aisyiyah. Semoga bantuan ini bermanfaat untuk kelancaran pembangunan,” ujar Nur Cholis di lokasi pembangunan.

Dukungan serupa disampaikan Wakil KL Lazismu PDA Jepara, Erna Pri S. Ia menekankan pentingnya menjaga semangat kolaborasi dan kebersamaan.

“Saya mewakili KL PDA Jepara dan ‘Aisyiyah hadir di sini menyampaikan bantuan yang tidak seberapa ini, jauh dari total kebutuhan dana,  Semoga bisa bermanfaat dan Allah memudahkan prosesnya. Ini murni wujud saling membantu, dari kita dan untuk kita. Semoga menjadi amal jariah yang mengalir pahalanya,” tutur Erna.

Sementara itu, perwakilan Panitia Pembangunan KB-TK ‘Aisyiyah Pecangaan, Slamet Widodo, mengapresiasi kepedulian Lazismu dan ‘Aisyiyah. Ia memaparkan adanya penyesuaian target konstruksi akibat dinamika ketersediaan anggaran.

“Semula kami berencana membangun gedung dua lantai. Namun, mengingat dana yang masuk belum mencukupi, sementara kita putuskan untuk membangun satu lantai terlebih dahulu. Yang terpenting bagi kami saat ini adalah anak-anak nantinya bisa memakai ruangan tersebut dengan aman, nyaman, dan maksimal untuk kegiatan belajar sehari-hari,” jelas Slamet.

Melalui semangat filantropi kaum ibu dan edukasi berbagi sejak dini, penyaluran program ini mempertegas bahwa peningkatan mutu serta fasilitas pendidikan merupakan tanggung jawab bersama demi masa depan generasi penerus bangsa. [Andi-Eksekutif Lazismu Jepara]

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

SHARE

LATEST POST

Scroll to Top