Lazismu Jepara

Standarisasi Amil Profesional: Delegasi Lazismu Jepara Tempuh Uji Kompetensi Bnsp Pada Hari Ketiga Sekolah Amil

SEMARANG – Rangkaian intensif Sekolah Amil Kelas Fundraising yang diselenggarakan oleh Lazismu Wilayah Jawa Tengah resmi mencapai puncaknya pada Rabu (28/01/2026). Bertempat di Hotel Candi Indah, Kota Semarang, hari ketiga kegiatan ini difokuskan pada pelaksanaan Uji Kompetensi guna memperoleh sertifikasi resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Muhammadiyah.

Lazismu Kabupaten Jepara mengirimkan dua delegasi terbaiknya, yakni Muhammad Rizal Najib, S.Kom. dan Anas Alkafi, S.E., untuk mengikuti proses sertifikasi ini. Keikutsertaan tersebut merupakan manifestasi komitmen Lazismu Jepara dalam menghadirkan sumber daya manusia yang terakreditasi dan kompeten di bidang filantropi Islam.

Uji Kompetensi sebagai Penentu Kualitas

Setelah melalui pendalaman materi bertajuk “Impact on Funding” pada hari-hari sebelumnya, para peserta menjalani asesmen ketat di hari terakhir. Uji kompetensi ini bertujuan untuk memvalidasi keahlian para amil dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara profesional dan sesuai dengan regulasi negara.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Lazismu Daerah se-Jawa Tengah, serta dihadiri oleh perwakilan dari wilayah lain seperti Lazismu Kalimantan Timur, Lazismu Bangka, dan Lazismu Belitung. Dari total peserta yang hadir, sebanyak 60 calon amil diproyeksikan untuk meraih sertifikasi BNSP melalui LSP Muhammadiyah pada kesempatan kali ini.

Amanat Ketua BP Lazismu Jawa Tengah

Ketua Badan Pengurus (BP) Lazismu Jawa Tengah, Dwi Swasana Ramadhan, S.E., M.SEI., Ak., dalam arahannya kepada seluruh peserta menekankan bahwa sertifikasi ini adalah langkah krusial bagi keberlangsungan lembaga. Beliau menyampaikan:

“Sekolah Amil ini merupakan momentum bagi seluruh Lazismu Daerah di Jawa Tengah untuk meningkatkan kualitas pelayanan melalui profesionalisme yang terstandarisasi. Sertifikasi kompetensi bukan sekadar pengakuan formal, melainkan bukti tanggung jawab kita kepada umat bahwa dana yang dikelola ditangani oleh tenaga ahli yang kompeten, akuntabel, dan mampu memberikan dampak sosial yang signifikan.”

Implikasi bagi Lazismu Jepara

Bagi delegasi Lazismu Jepara, kelulusan dalam uji kompetensi ini bukan sekadar pencapaian personal, melainkan jaminan kualitas bagi masyarakat di Kabupaten Jepara. Dengan amil yang tersertifikasi oleh BNSP, Lazismu Jepara optimis dapat meningkatkan kepercayaan muzaki serta mengoptimalkan distribusi pendayagunaan yang lebih saintifik dan berdampak luas.

Proses asesmen yang dilakukan oleh LSP Muhammadiyah ini memastikan bahwa standar profesionalisme amil di Jawa Tengah, khususnya di Jepara, selaras dengan kebutuhan industri filantropi modern yang menuntut integritas tinggi dan keahlian yang terukur.

Subscribe
Notify of
guest

1 Comment
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Free Porn Pics
Free Porn Pics
7 days ago

It’s really a nice blog.

SHARE

LATEST POST

Scroll to Top